menyebalkan!

apa yang lebih menyebalkan dari -OBKLNRMYDSKDADPTRLUDLDSP (Orang Bau Ketek Lagi Ngisep Rokok Murah Yang Duduk Sebelah Kita Di Angkot Dengan Pintu Tertutup Rapat, Lagi Ujan Gede, Lembab, Dan Super Pengap)?

jawabannya v dapet pagi ini, – underestimated, physically

pas lagi duduk-duduk di ruang guru, baru aja beres brunch (breakfast-lunch)
perut kenyang, kerudung kaga kobe dan tangan lagi meriksa hasil ulangan remedial yang cuma empat lembar

hhh..

“JEBLAKKK!”
Pintu ngebuka, menampilkan dua sosok tinggi menjulang, Hohooo…
Ibu kepala sekolah sama satu lagi, sapa yaa?

Oh, ternyata beliaw Bapak Penilik sekolah cenah

?

Alagh siah…

penilik sekolah kan biasanya datang untuk meninjau
dan anggota keluwarga sekolah kan biasanya berusaha menampilkan The Best of Their Effort in dealing with the school

naa, gw?
ketangkep basah lagi mengusap-ngusap perut kekenyangan
satu dus kue setengah terbuka di meja lengkap dengan remah-remahnya
Bu Wida & Bun juga gak jauh beda, lagi bergerilya mengorek sisa makanan dari sela gigi
(Bu, kalo rada hiperbol gapapa yaaa, pura-pura aja nggak tau, hehe..)

Apa kata dunia cobaaa?!

sang penilik sekolah menebar senyum simpatik dan mulai menanyai kita satu-satu

[penilik sekolah]
“Waahhh, lagi apa ni bu?”

[kita]
“Ehehe…”
(keliatannya lagi appa Pak?”)

[penilik sekolah]
“Rumahnya pada jauh yaaa?”

[kita]
tatapan “So?” dan “Emang kenapa?”
kita senyum-senyum bego sambil mengerutkan kening, berpikir keras apa korelasi pertanyaan pertama dan kedua barusan
(yang mengacu pada kesimpulan ‘Basi!’)

lalu keluarlah scene menyebalkan itu;

[sang bapak penilik]
“Lulus tahun berapa Neng?”

[v]
saking gugupnya bilang, “Tahun 2000, Pak”

[sang bapak]
“HAH??!2000??”

[v]
“eh? 2005 deng Pak, 2000 tuh angkatan saya”

[sang bapak]
“Neng?”
sambil nunjuk Bun

[Bun]
“2005 juga Pak”

[sang bapak]
“Kalo Neng ini?”
sambil nunjuk Bu Wida

[Bu Wida]
“Kalo saya lulus taun 2004, Pak”

[sang bapak]
belum puas nanya taun lulus, beliaw rupanya ingin memastikan kalo kita lulusan Sarjana
“S1?”

[Bun]
“Ia Pak”

[sang bapak]
“Neng ini?”,
[Bu Wida]
“S1”

[sang bapak]
“Kalo Neng ini?”, sambil nunjuk v

[v]
“S1 juga Pak”

[sang Bapak]
tatapan gak percaya,
trus sambil senyum nanya lagi, “Betul S1? bukan SMP?”

GOD!
Makasiiiiiiihhhh…
ia Pak, saya tau saya kecil
saya tau saya gak mirip guru
saya tau saya males pake baju ‘besi’ guru
saya tau saya lebih mirip anak SMP daripada a young career woman
(doch! maunyah, hehe..)
HAHh! terimakasih sudah mengingatkan Paaakk!

[tRi]
“Eh? dibilang kaya anak SMP itu kan tandanya kealiatan awet muda i?”

[v]
“hmm…

…HoiYA??”

[tRi]
“iYYaa…!”

[v]
“Hasik!! Gajadi seblenya, Hohooo… dunia indah ya hari iniH?
liat, itu bunga bagus banget,baru mekar ya?”

[Bun]
“Itu kan bunga pelastik, mizz?”

[v]
(pura-pura gak denger)
“La la laaa.. Ha HA… makasih Bapak Penilik, makasiiiihhh
ternyata memang gada yang lebih nyebelin dari OBKLNRMYDSKDADPTRLUDLDSP , heheeuuu
bahagianyaah hari inighhh…”

[Bun & Bu Wida]
….

One thought on “menyebalkan!

  1. huwahahahahahahahahahahahhahah
    huwekekekekekekekekekekkekekkek
    huwiihihihihihihihihihihihihihihihik
    huhuhuhuuhuuuhuuuuuhuuuuhuhuuhuhuhuhuuh
    Mizz maap
    u jago buangetz ceritanya
    seru2! keep on rockin ya
    n next (kalo ada waktoe n god ngazih kesempatan)
    Qta take a revenge to that Bapa
    hahahahhahah
    awas lo pa, u are such a……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s