Like it or not, this is me…

Entah kenapa, saya cenderung tidak begitu suka bercerita sekarang. Bercerita dalam artian curhat.

Ah, tapi dari dulu juga emang termasuk paling susah curhat deng

Gabisa curhat sama sembarangan orang. Orang yang saya curhati, bisa dihitung dengan jari.

Beragam emosi, sebagian besar disalurkan pada sosok katup yang saya sebut sebagai, my invisible umbrella under the rain. Banyak keterbatasannya, karena ke-berdarahdinginan-nya dan ke-invisible-annya.

Halah

Ngomong apa sih si Novi teh, pabaliut

Well, anyway

Beberapa minggu lalu nonton New Moon, udah nonton?

Ya ampun, Jacob so hot yah?

Bioskop dipenuhi seruan ooooowww, aaaaaaaaaaaaaah, dan uuuuuuuhhhh berlebih

Hahaha…. Ekspresif benar para penonton Indonesia kita ini

Serasa nonton sitkom dengan suara ketawa yang udah direkam gitu jadinya

Tapi karena ada teman yang punya common ground yang sama dengan saya, film yang tadinya ingin saya nikmati dalam suasana tenang tidak terasa annoying dengan adanya seruan-seruan dari penonton yang bergenre  penonton sitkom ini, malah jadi terasa kocak, ekspresi merekalah yang kami tertawakan.

‘Hahaha…ya ampun, gitu banget sih mereka…’

Dan satu emosi sudah tersalurkan dengan sukses

Bungkus mang!

But the problem is, berjuta emosi lain yang saya hadapi akhir-akhir ini sepertinya tidak tersalurkan dengan baik, hanya sebagian kecil yang keluar lewat sang katup Cold-blooded and Invisible itu. Yang lainnya? Bertumpuk di dalam,  mengendap, menunggu meledak.

Ga sehat

Harus di manage ulang!

But then, definisi emosi sehat dan tidak bagi saya sekarang tidak lagi sejelas dulu, blurry.

Kemalasan bercerita meningkat, curhat berhadapan muka bukan suatu hal yang penting dan mendesak lagi

hanya membuat saya lelah….

And here I am, writing all this in my blog

10 thoughts on “Like it or not, this is me…

  1. Hmm..
    Gw punya 3 blog vin..
    1 yg biasa
    1 yg mau jd portofolio
    1 lagi invisible blog,tempat gw lilieuran..
    Kebayang yg biasa aja udah lieur, komo nu invisible.
    Ya ya ya sama!
    Mulai dari menjauh di bintal, emang gw ga punya temen dekeeeet buat cucurhatan.
    Komo masalah cinta.
    Ah gogorowokan weh sosoranganan..
    Kita nikmati aja antisosial ini.
    Toh nanti jg suatu saat kalo butuh cerita, akan cerita juga.
    Dan jgn ditahan.

    Untuk new moon.
    Hah ga ada teman..
    Jadi kemaren malah nonton sang pemimpi..
    Hehe..abis “yang ngajakinnya” kesitu.
    Uhuk uhuk..

  2. gue udh nonton new moon dan gue ga suka ceritanya, too drama queen (or queer)

    eh ini ga lagi ngebahas new moon ya?

    anyway, gue rasa sih ini cuma temporary syndrom aja. gue skrg malah lagi kangen gmn rasanya patah hati hahaha

  3. roda kehidupan akan terus berputar tidak selamanya di bawah koq! tetaplah optimis that everything will be okay eventually

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s